7 Transportasi Travel di Jakarta Indonesia

Jakarta adalah kota metropolitan yang ramai dengan populasi lebih dari 10 juta orang. Dengan begitu banyak orang, situs slot datang banyak lalu lintas. Dan di kota seperti Jakarta, lalu lintas bisa menjadi mimpi buruk. Jika Anda berencana mengunjungi Jakarta dalam waktu dekat, penting untuk mengetahui pilihan Anda untuk berkeliling. Dalam posting blog ini, kita akan mengeksplorasi 7 metode transportasi perjalanan yang berbeda di Jakarta, Indonesia. Dari taksi dan sepeda motor hingga kereta api dan bus, tidak ada kekurangan pilihan untuk berkeliling kota yang sibuk ini.

1. Bus Transjakarta

Dengan asumsi Anda mengacu pada sistem bus Transjakarta:

Sistem bus Transjakarta adalah sistem transportasi umum utama di Jakarta, Indonesia. Ini terdiri dari armada bus ber-AC yang beroperasi di jalur khusus yang terpisah dari lalu lintas lainnya. Sistem ini mulai beroperasi pada tahun 2004 dan terus berkembang baik dalam cakupan maupun penumpang.

Hingga 2019, sistem bus Transjakarta terdiri dari 12 rute dengan total panjang 193 kilometer. Sistem ini membawa rata-rata 350.000 penumpang per hari, menjadikannya salah satu sistem angkutan cepat bus tersibuk di dunia.

Sistem bus Transjakarta telah dipuji karena efisiensi dan keandalannya. Hal ini juga telah dikreditkan dengan mengurangi kemacetan lalu lintas dan tingkat polusi di Jakarta.

2. Kereta Commuter KRL

pexels-yusuf-habibi-14106642
gresihotel.com

KRL Commuter Train adalah moda transportasi umum utama di Jakarta, daftar super88bet Indonesia. Dioperasikan oleh PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), anak perusahaan PT KAI (Perkeretaapian Indonesia). Sistem kereta api terdiri dari enam jalur, menghubungkan pusat kota dengan pinggiran kota. Ini memiliki panjang total 142 km dan membawa lebih dari 1 juta penumpang per hari.

Jalur kereta api adalah sebagai berikut:

– Jalur Biru: menghubungkan stasiun Jakarta Kota dan stasiun Bekasi Timur; Panjang 33 km, dengan 27 stasiun
– Jalur Merah: menghubungkan stasiun Jakarta Kota dan stasiun Depok Baru; Panjang 34 km, dengan 30 stasiun
– Jalur Kuning: menghubungkan stasiun Manggarai dan stasiun Bogor; Panjang 37 km, dengan 31 stasiun
– Jalur Hijau: menghubungkan stasiun Tanah Abang dan stasiun Bintaro Jaya; Panjang 36 km, dengan 32 stasiun
– Jalur Ungu: menghubungkan stasiun Pondok Cina dan stasiun Rawa Buntu; Panjang 16 km, dengan 15 stasiun
– Airport Rail Link: menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan Jakarta Kota melalui Manggarai; Panjang 28 km, dengan 13 stasiun

3. Taksi

Taksi adalah sarana perjalanan yang populer di Jakarta, dan ada banyak perusahaan taksi yang dapat dipilih. Ada juga banyak cara untuk memanggil taksi, termasuk aplikasi seperti Grab atau Gojek.

Hal terpenting yang harus diingat saat naik taksi di Jakarta adalah memastikan meteran dalam keadaan menyala. Jika meteran tidak dinyalakan, Anda mungkin akan dikenakan tarif yang membengkak.

Hal lain yang perlu diingat adalah lalu lintas di Jakarta bisa sangat padat, jadi penting untuk memperhitungkan waktu perjalanan Anda.

Jika Anda mencari layanan taksi terpercaya dan terjangkau di Jakarta, kami merekomendasikan Taksi Blue Bird. Taksi Blue Bird memiliki reputasi yang baik dan pengemudinya dikenal jujur dan sopan.

4. Patung Tugu Pancoran

Patung Tugu Pancoran adalah salah satu landmark di Jakarta, Indonesia. Ini adalah patung perunggu pahlawan Indonesia, Jenderal Sudirman. Patung ini terletak di Taman Pancoran, di selatan Jakarta. Patung ini dibangun pada tahun 1966 dan tingginya 7 meter.

5. Becak

Becak adalah becak roda tiga bertenaga pedal yang biasa ditemukan di Jakarta, Indonesia. Ini adalah moda transportasi yang populer karena relatif murah dan dapat menavigasi melalui jalan-jalan sempit kota.

Becak pertama kali diperkenalkan ke Jakarta pada 1950-an oleh pendatang Tionghoa. Saat ini, kebanyakan dioperasikan oleh orang Jawa dan Sunda.

Ada dua jenis becak: becak kondektur dan becak ojek. Becak kondektur memiliki tempat duduk untuk pengemudi dan dapat menampung hingga dua penumpang. Ojek becak tidak memiliki tempat duduk untuk pengemudi dan hanya dapat menampung satu penumpang.

Untuk menyewa becak, cukup dekati becak yang belum ditempati dan negosiasikan tarif dengan pengemudi. Pastikan untuk menyetujui tarif sebelum masuk karena pengemudi sering kali mencoba mengenakan biaya lebih dari yang disepakati setelah perjalanan selesai.

6. Angkot

pexels-dini-ilham-aulia-3153303
gresihotel.com

Angkot, atau “angkutan kota”, adalah jenis transportasi umum di Indonesia. Ini adalah minibus bersama yang mengikuti rute yang ditentukan dan dapat diturunkan di mana saja di sepanjang rute. Tarifnya tetap dan biasanya sangat murah, daftar totoslot membuat angkot menjadi pilihan populer bagi wisatawan dengan anggaran terbatas.

Ada dua jenis angkot utama di Jakarta: angkot “reguler” dan angkot “eksekutif”. Angkot reguler lebih tua dan lebih standar, sedangkan angkot eksekutif lebih baru dan ber-AC. Kedua jenis angkot tersebut dapat ditemukan di seluruh kota, meskipun angkot eksekutif lebih umum di daerah pusat.

Angkot diberi kode warna sesuai dengan rutenya, sehingga mudah dikenali. Tanda di bagian depan dan samping kendaraan akan menunjukkan nomor rute dan tujuan akhir. Untuk memanggil angkot, cukup lambaikan saja saat angkot mendekat – sebagian besar pengemudi akan berhenti jika mereka melihat seseorang mencoba menurunkannya.

Untuk naik angkot, beri tahu pengemudi tujuan Anda dan bayar ongkosnya (biasanya sekitar Rp 5.000/ $0,50 USD). Setelah Anda naik, duduklah dan nikmati perjalanannya!

7. Andong

Andong adalah sebuah kota yang terletak di provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kota ini terletak di tepi Sungai Cimanuk, kurang lebih 60 kilometer sebelah timur kota Bandung. Andong adalah tujuan wisata populer karena banyak bangunan era kolonial Belanda dan budaya tradisional Sunda.

Andong pertama kali didiami oleh Belanda pada tahun 1624 sebagai pos perdagangan. Kota ini dengan cepat menjadi makmur dan menjadi pusat penting bagi Perusahaan Hindia Timur Belanda. Banyak bangunan era kolonial Belanda di kota ini dibangun selama periode ini. Pada tahun 1811, Inggris mengambil alih Jawa dari Belanda dan Andong menjadi bagian dari British Raj. Selama waktu ini, lebih banyak bangunan era kolonial Belanda dibangun di kota.

Setelah Indonesia merdeka dari Belanda pada tahun 1945, Andong dijadikan kotamadya di provinsi Jawa Barat. Saat ini, Andong menjadi tujuan wisata yang populer karena banyaknya bangunan era kolonial Belanda dan budaya tradisional Sundanya.

Baca Juga Artikel Kami :

7 REKOMENDASI TRAVEL BAG BODYPACK BAGUS

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *